Bambu Indah Resort Di Bali, Indonesia - Pengalaman Tak Terlupakan Bagi Pecinta Alam

Ketika saya berpikir tentang Indonesia, ada beberapa kata yang muncul di benak saya. Ini seperti dunia baru di mana eksotis, kemewahan dan budaya disatukan. Tempat yang luar biasa indah ini mengubah kedamaian, kenyamanan, dan eko-hidup. Ide yang sangat sederhana adalah mesin untuk Bambu Indah Resort, pemilik (John dan Cynthia Hardy) ingin membuat tempat khusus untuk menjamu keluarga dan teman-teman mereka. Pelancong hari ini di seluruh dunia lebih dari disambut di sini.

Jadi, jika Anda memutuskan untuk mencobanya, inilah yang akan Anda temukan di sini. Pertama-tama, Anda akan tinggal di rumah kayu jati Jawa (yang merupakan rumah keluarga tunggal, umumnya dibangun di atas bambu). Anda juga akan memiliki akses ke kolam alami, produk mandi organik, AC, internet nirkabel, layanan tata graha, dan layanan pijat dan spa.

LebihINSPIRASI
  • Exotic Conrad Bali Resort di Indonesia
  • Restoran Porterhouse Kontemporer di Pantai Indah Kapuk - Indonesia
  • Pulau Joyo Resort yang mewah di Indonesia

Ada 11 rumah pengantin Jawa kuno, tetapi salah satunya benar-benar menarik perhatian saya. Rumah Udang juga dikenal dengan nama Rumah Udang, karena letaknya di suatu tempat di atas kolam udang. Bayangkan diri Anda berjalan di atas air. Anda akan mendapatkan perasaan yang sama ketika Anda menginjak lantai kaca tempered di kamar tidur. Dengan teras pribadi yang nyaman, dan shower setengah terbuka, tidak mungkin untuk menghabiskan liburan musim panas Anda di sini tanpa menikmati harta alam. Belum lagi efek relaksasi yang diberikan oleh udang yang akan berenang di bawah kaki Anda.

Tempat tidur kanopi akan menjauhkan Anda dari nyamuk, jadi jangan khawatir tentang aspek ini. Seluruh ruang yang dikombinasikan dengan cahaya alami dan air biru yang tenang di bawah kaki Anda akan membuat Anda merasa seperti berada di sini. Hati-hati, begitu sampai di sini Anda mungkin tidak akan pernah ingin meninggalkan tempat yang luar biasa ini.

Jadi apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda akan menambahkan Bali di daftar perjalanan Anda?

Penulis: Simon Jenkins, E-Mail

Tinggalkan Komentar Anda