Psikologi Warna Di Rumah

Orang tua semuanya mengalami percakapan yang serupa dengan yang berikut: "Ibu, bisakah saya melukis kamar saya hitam?" "Tidak mungkin, itu terlalu gelap dan menyedihkan! Tetaplah pada warna biru muda yang bagus. ”Remaja cenderung mencapai tahap di mana mereka memiliki selera terhadap hal yang tidak biasa ketika datang ke dekorasi kamar tidur. Namun banyak saran tampaknya jatuh pada telinga tuli.

Hitam ditolak karena akan membuat ruangan terlalu suram. Merah adalah warna lain yang tampaknya orang tua lawan; menganggapnya sebagai bayangan yang marah dan agresif. Ini adalah contoh utama bagaimana psikologi warna memainkan peran kunci di rumah kita.

Saat Anda memilih warna cat atau wallpaper untuk ruangan tertentu, ada banyak hal yang harus Anda pikirkan selain hanya warna favorit Anda. Anda perlu menggali sedikit lebih dalam makna di balik warna dan getaran yang mereka berikan. Dengan melakukan ini Anda dapat menentukan warna mana yang cocok untuk ruangan tertentu dan mana yang tidak.

Kamar tidur.

Kamar tidur adalah tempat istirahat. Anda membutuhkan kamar tidur Anda untuk memancing perasaan rileks dan tenang. Ini penting jika Anda ingin melepas lelah dan dengan lembut tidur nyenyak setiap malam.

Warna biru dan hijau disarankan. Cari warna-warna alami. Pikirkan nuansa yang mengingatkan pada ombak lautan yang damai atau rumput hijau yang menyenangkan yang mengitari perbukitan di musim semi. Hindari sesuatu yang cerah dan jelas. Warna seperti merah dan oranye terlalu keras dan mereka benar-benar kontras dengan perasaan rileks.

Ruang tamu.

LebihINSPIRASI
  • Panduan untuk Koordinasi Warna yang Sukses di Rumah
  • 5 Skema Warna Tak Terduga Itu Sebenarnya Berfungsi
  • Skema Warna: Oranye dan Biru

Tidak ada aturan umum ketika datang ke ruang tamu. Setelah semua, beberapa orang suka bersantai di daerah ini dan karena itu warna alami dan alami yang direkomendasikan. Orang lain melihat ruangan sebagai tempat yang ideal untuk bersosialisasi dan oleh karena itu pemberian warna energi disarankan. Apalagi, perhatikan ukuran ruangan. Jika ruang tamu Anda besar maka nuansa gelap dapat membuatnya lebih nyaman, sementara ruang tamu kecil dapat terlihat lebih besar melalui penggunaan warna-warna terang.

Ruang makan.

Ruang makan jarang area di mana orang bereksperimen dengan warna-warna cerah dan tidak biasa. Sebagian besar individu cenderung memilih nada netral dan kemudian menambahkan kepribadian ke ruangan melalui dekorasi meja, serbet, penempatan, dan sejenisnya, yang mereka pilih.

Namun demikian, jika Anda memang ingin berpikir di luar kotak, maka merah adalah pilihan yang sangat baik. Mengapa? Itu dimaksudkan untuk membuat orang merasa lebih lapar. Coba pikirkan semua tempat makanan cepat saji yang menggabungkan merah di logo mereka, seperti; McDonald's, Burger King, Nando's, Pizza Hut. Jangan menggunakan warna biru di ruang makan - ini sebenarnya menekan rasa lapar.

Dapur.

Dapur adalah tempat kreativitas. Anda harus menggunakan warna yang akan menginspirasi Anda untuk memasak beberapa hidangan yang nikmat. Jeruk nipis atau jeruk nipis dapat bekerja dengan luar biasa. Warna-warna ini memberi energi dan semangat. Mereka menciptakan suasana ceria yang ideal yang akan membuat Anda ingin keluar dari buku resep itu!

Sumber gambar: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10.

Penulis: Simon Jenkins, E-Mail

Tinggalkan Komentar Anda